Real Steel punch Transformer in the face

Here’s a punch in the face for transformer, WHAM!

Kenapa saya membandingkan dengan transformer, though secara visual mereka sangat berbeda, tapi ga tau kenapa sejak saya melihat transformer, maka untuk semua film yang ber”bau” robot, Transformer harus jadi benchmark,hehe. Jadi kalo ada film Robot yang bisa ngasi sentuhan cerita yang sebanding atau lebih dari visual roboticnya, damn thats good movie.

Ga seperti Transformeryang asal lempar aktor ganteng, aktris seksi, robot keren , BAM BAM BAM, kepala pusing ngeliatnya, perasaan bosen ngeliat transformasinya, cerita payah…….please jangan ada TRANSFORMER 4 : the life of a robot. So seperti biasa, aku

Actor ( im gonna review 3 artist )

  1. Hugh Jackman , my my, mr huge. Terus terang saja saya banyak melihatmr.hugh jackman di filmaction, or semi-action, tapi pasti ada thriller2nya gitu deh kalo sama abang jackman. Nah, kali ini dia lebih ke arah drama nya, but he plays it nice. As a father who abandoned his child, being one of the Robot player on the industry, running around with debt and all, he played it nice.
  2. Dakota Goyo, memainkan peran sebagaianak dari hugh jackman di film ini, this kid plays it huge, i mean, anak ini ngebuat aku benci sama karakternya waktu awal2 dia masuk, i mean, he’s this kid that talked with no respect to his father,but i think he played itso nice that i became attached to him along the movie,very well played dakota. Siapa dakota ini? sempet lihat THOR muda?
  3. Evangeline Lilly, this woman with tight bod, add spices on the movie, ga terlalu dominan, though sering tampil juga di movie. cuman aku sempet terharu juga si ngeliat dia agak nangis waktu ngeliat si hugh jackman.

Story 

Pace nya sedang, mereka cepat ketika cepat, seru ketika seru, lambatketika diperlukan, jadi menurutku shawn levy mengarahkannya dengan bagus, Drama yang ditampilkan juga menambah seru film ini, karena tidak hanya sekedar mengandalkan cerita Robot yang hantam-hantaman (which i would say that michael bay would have done if he directed this movie )

Mr. shawn levy mendirect film film drama sehingga tidak aneh juga ketika melihat film iini diberi sentuhan film drama yang pas

Setting

tahun 2020-an tapi tetap menyisakan kewajaran di settingnya, masih tetap seperti kota pada umunya, hanya gadget2 mereka saja yang WOW, transparansi is theie keyword

Conclusion

You should really watch this movie on theater, do not dare to watch it on DVD, you’ll miss the moments.

Tinggalkan komentar

2 Komentar

  1. callmeeshelley

     /  November 7, 2011

    setujuhhhh!! gadget nya WOW… and i love max kenton for sure…. hahahaha😀 .. this is the first time i leave comment on your blog, huh?? hahahaha😀

    Balas
  2. Bahkan untuk kategori special effect di academy award 84, saya tetep menjagokan real steel daripada transformers 3

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: